Cara mengecambahkan bibit jahe merah

Cara mengecambahkan bibit jahe merah

Penggunaan bibit jahe merah yang berkualitas akan mempengaruhi produktifitas tanaman jahe merah yang sedang dibudidayakan. Bibit jahe merah bisa di dapatkan dari rimpang jahe merah yang sudah tua berusia 12 bulan keatas. Namun alangkah lebih baiknya jika rimpang yang sudah tua tersebut tidak langsung ditanam. Apabila bibit rimpang langsung ditanam, kemungkinan pertumbuhan perkecambahan bibit tidak serentak, sehingga mempengaruhi pertumbuhan juga masa panen kedepannya.

Apabila ingin mendapatkan pertumbuhan yang serentak dan seragam dalam budidaya jahe merah, maka sebaiknya rimpang bibit disemai terlebih dahulu agar tumbuh perkecambahan. Penyemaian dapat dilakukan dengan beberapa cara. Diantaranya penyemaian dapat dilakukan dengan menggunakan peti kotakan atau pun dengan bedengan. Asalkan saat proses penyemaian perkecambahan bibit jahe merah sesuai dengan langkah-langkah yang sudah dianjurkan.

Penyemaian atau perkecambahan dengan menggunakan peti kotakan bisa dilakukan dengan cara rimpang bibit jahe merah yang telah dipanen dalam usia bibit (12 bulan keatas) terlebih dulu dijemur setengah hari dibawah sinar matahari pagi, perlu diingat jangan sampai menjemur bibit sampai kering, kemudian dapat disimpan selama 1-1,5 bulan. kemudian rendam rimpang dengan menggunakan ZPT (zat pengatur tumbuh), air dan agrimicin dengan komposisi: apabila ingin menanam 1 ton bibit jahe merah, maka diperlukan 25lt ZPT, 30gram Agrimicin, dan 100lt air.  Rendam bibit jahe merah selama 10-15 menit.

Apabila penanam bibit jahe merah ingin memakai rendaman organik, bisa menggunakan fermentasi urin kelinci dengan dosis penggunaan 5 tutup aqua botol untuk 10lt air. Setelah perendaman selesai jemur bibit jahe merah sebentar, kemudian siapkan peti kotakan isi dengan campuran pupuk kandang dan serbuk gergaji. Tunggu sampai mata tunasnya tumbuh perkecambahan. Setelah itu dapat dipatah-patahkan pertunas. Usahakan mematahkan tunas dengan tangan, jangan dengan pisau karena dapat menularkan bakteri dan sarana perpindahan penyakit pada rimpang.

Setelah itu bibit jahe merah yang sudah bertunas bisa langsung ditanam dilahan atau bisa juga menggunakan polybag dan karung.  Sedangkan patahan rimpang yang belum bertunas dapat disemai lagi dan di kencambahkan lagi yang nantinya bisa untuk ditanam lagi.

Untuk penyemaian bibit dengan menggunakan bedengan, pada prinsipnya cara dan juga langkah-langkah yang dilakukan sama saja seperti penyemaian dalam peti kotakan, hanya saja jika penyemaian lewat bedengan, petani harus menyiapakan bedengan terlebih dulu. Bukan hanya itu pembekalan ilmu dan tata cara budidaya jahe merah sangat dibutuhkan bagi para calon petani maupun penanam bibit jahe merah. Dengan terus belajar petani jahe merah dapat berbudidaya dengan lebih baik dan lebih maksimal.

Bagi anda yang sedang mencari bibit jahe? Kami menyediakan bibit jahe merah dan juga bibit jahe gajah dengan usia bibit tua. Silahkan dapat menghubungi kami di :

Admin 1          : 0878-3839-3451

Admin 2          : 0812-2830-5869

Admin 3          : 0899-8869-758

PIN BB           : 579D8E32

Cara mengecambahkan bibit jahe merah

Cara mengecambahkan bibit jahe merah

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *