Penanaman dan pemeliharaan dalam budidaya jahe

Penanaman dan pemeliharaan dalam budidaya jahe

Dalam budidaya jahe, bibit memegang peranan penting dan harus memenuhi syarat standar bibit jahe unggul juga berkualitas. Sehingga diharapkan dengan selektif memilih bibit kemampuan untuk tumbuh dengan baik pun akan terpenuhi.

Setelah kesediaan dan kesiapan bibit jahe siap tanam sudah terpenuhi, maka segera lahan pun harus sudah siap selai diolah. Penanaman jahe pun sebaiknya dilakukan di awal musim hujan. Hal ini dilakukan karena mengingat pada awal pertumbuhan jahe butuh lebih banyak suplai air dan lebih sedikit suplai matahari sampai berumur 3 bulan keatas.

Penanaman jahe, baik itu penanaman bibit jahe merah maupun jahe gajah harus dilakukan sebaik mungkin karena akan menentukan kekuatan tanaman jahe untuk tumbuh dengan kokoh pada media tanam (lahan, polybag maupun karung).

Pada usaha budidaya jahe yang dilakukan secara intensif dengan kebutuhan air yang selalu terpenuhi, penanaman dapat dilakukan pada bulan apapun jika ingin menjaga kontiniutas produksi. Hanya yang perlu lebih diperhatikan suplay air diluar musim hujan saja. Adapun pengaruh dalam budidaya jahe merah dan budidaya jahe gajah dapat dilihat dari pemaparan dibawah ini :

  1. Kesiapan lahan dan media

Budidaya jahe tidak bisa terlepas dari lahan maupun media, jika para petani jahe ingin menanam jahe langsung dilahan bisa dengan mempersiapkan lahan. Sedangkan jika ingin menanam langsung dipolybag atau karung bisa segera menyiapkan media yang dibutuhkan. Jangan sampai bibit jahe yang sudah bertunas siap untuk ditanam, jadi terbengkalai karena lahan yang belum siap untuk digarap juga ditanami jahe.

Untuk memastikan lahan siap ditanam, ada beberapa indicator yang dapat diketahui yaitu : tanah yang akan dipergunakan tidak padat, beremah dan gembur dengan ciri tanah cukup mudah diambil dengan tangan. Tanah berongga dan berpori-pori halus, tidak ada gulma dan rerumputan.

  1. Kesiapan tenaga kerja

Hal yang perlu diperhatikan juga saat ingin berbudidaya jahe adalah kesiapan tenaga kerja. Baik itu tenaga kerja pribadi ataupun tenaga kerja sewa/ jasa. Apalagi jika penanaman bibit jahe dilakukan pada lahan yang cukup luas.

Penghitungan kebutuhan tenaga kerja sangat diperlukan, perhitungan biaya dapat dijadikan pertimbangan dan pemotongan biaya saat panen jahe tiba sebagai pengganti ongkos pekerja.

  1. Kondisi penanaman

Kondisi penanaman harus juga diperhatikan. Sebelum bibit jahe ditanam pastikan juga kematangan lahan. Dalam penanaman lahan yang terkena curah hujan cukup, akan berpengaruh baik bagi pertumbuhan jahe. Sebaiknya bibit jahe ditanam pada awal musim hujan yakni setelah 2-3 kali turun hujan.

Demikian sedikit pemaparan dari kami. Kami berharap coretan kami dapat bermanfaat bagi para pembaca semua. Silahkan kunjungi juga website kami yang membahas tuntas mengenai budidaya jahe diantaranya :

Cara menanam jahe merah. Silahkan klik  budidaya jahe merah

Cara menanam jahe gajah. Silahkan klik budidaya jahe gajah

Sedangkan bagi anda yang sedang mencari bibit jahe (jahe merah dan gajah) kami menjual bibit jahe merah dan jahe gajah dengan harga terjangkau. Silahkan dapat menghubungi kami di :

Admin 1          : 0878-3839-3451

Admin 2          : 0812-2830-5869

Admin 3          : 0899-8869-758

PIN BB           : 579D8E32

Penanaman dan pemeliharaan dalam budidaya jahe

Penanaman dan pemeliharaan dalam budidaya jahe

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *