Penentuan pola tanam dalam budidaya jahe

Penentuan pola tanam dalam budidaya jahe

Memilih untuk melakukan budidaya jahe memang adalah langkah tepat bagi para petani. Mengingat jahe merupakan tanaman toga yang dibutuhkan dari masa ke masa. Apalagi permintaan jahe dari hari ke hari juga mengalami peningkatan.

Sebagai salah satu komoditas hasil perkebunan yang banyak di cari di masyarakat, budidaya jahe sangatlah prospek terutama sebagai bahan rempah-rempah juga sebagai obat tradisional. Jahe yang banyak diburu adalah jahe merah dan juga jahe gajah. Maka tidak ada salahnya jika petani beralih mencoba budidaya jahe merah maupun jahe gajah.

Dalam budidaya jahe gajah, jahe ini termasuk jenis jahe asli kekayaan alam nusantara, jenis jahe nya yang berimpang besar merupakan jenis istimewa yang juga diburu para konsumen dari luar negri hingga menjadi komoditas ekspor unggulan dari beberapa eksportir Indonesia.

Sekiranya sekilas gambaran betapa cerahnya budidaya jahe yang kami paparkan akan membangkitkan niatan pembaca untuk mencoba menanam jahe. Sebelum menanam jahe, haruys ditentukan dulu pola tanam yang dipilih. Kami akan menjelaskan sedikit tentang pola tanam baik dalam penanaman bibit jahe merah maupun bibit jahe gajah.

Langkah –langkah yang dapat dilakukan dalam pola tanam budidaya jahe adalah :

  1. Pembuatan lubang tanam

Untuk menghindari pertumbuhan jahe yang jelek, karena kondisi tanah yang buruk, maka sebaiknya tanah diolah menjadi bedengan-bedengan . selanjutnya dibuat lubang-lubang kecil atau alur sedalam 3-7,5 cm untuk menanam bibit jahe.

  1. Cara penanaman

Cara penanaman dilakukan dengan cara melekatkan bibit rimpang, secara rebah ke dalam lubang tanam atau alur yang sudah di siapkan. Penanaman dilakukan pada bedengan yang dibentuk dengan lebar 80-100cm dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan, jarak antara bedengan 40-50cm. pada bedengan dibuat alur sedalam 10-15cm sebagai lubang tanam kemudian bibit ditanam sedalam 3-5cm dengan tunas menghadap keatas. Setelah proses tanam bibit dapat diayomi dengan mulsa atau tumpang sari dengan daun pisang terutama pada daerah yang mempunyai sinar matahari tinggi/ menyengat.

Pada bedengan dibuat lubang-lubang kecil atau alur sedalam 5-7 cm. bibit jahe kemudian ditanam pada lubang-lubang tersebut. Untuk penanaman bibit jahe gajah yang sudah tua diperlukan lubang kira-kira seukuran 80cm x 40cm atau 60cmx 40cm. untuk penanaman bibit jahe merah berukuran sekitar 60cm x 40cm, yang harus diperhatikan lagi adalah penanaman jahe sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan.

Demikian beberapa uraian kami semoga bermanfaat. Kami menjual bibit jahe gajah dan juga menjual bibit jahe merah. Bagi anda yang sedang membutuhkan bibit jahe merah, bibit jahe gajah dan mengetahui cara budidaya jahe, silahkan menghubungi kami di :

Admin 1          : 0878-3839-3451

Admin 2          : 0812-2830-5869

Admin 3          : 0899-8869-758

PIN BB           : 579D8E32

Penentuan pola tanam dalam budidaya jahe

Penentuan pola tanam dalam budidaya jahe

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *