Memilih pola tanam tepat dalam budidaya jahe

Memilih pola tanam tepat dalam budidaya jahe

Budidaya jahe secara serentak pada daerah tertentu kemungkinan dinilai cukup rasional, dikarenakan mampu menghasilkan jumlah produksi yang tinggi.  Namun, di beberapa daerah lain budidaya jahe secara serentak kurang di sarankan.

Apabila penentuan pola tanam dalam budidaya jahe merah maupun jahe gajah secara tumpang sari dengan tanaman lain telah dipilih, maka ada baiknya diperhatikan beberapa ke untungan-keuntungan sebagai berikut :

  1. Meningkatkan produktivitas lahan.
  2. Menekan biaya kerja (pemeliharaan tanaman).
  3. Memperbaiki sifat fisik dan mengawetkan tanah akibat rendahnya pertumbuhan gulma (tanaman pengganggu).
  4. Mengurangi kerugian akibat naik turunnya harga.

Di beberapa lahan penanaman, penanaman bibit jahe dapat di selengi atau ditumpangsarikan dengan sayur-sayuran, seperti ketimun, bawang merah, cabe rawit, buncis, dan lain sebagainya. Ada juga beberapa jahe yang di selingi atau di tumpangsarikan dengan tanaman palawija. Adapun tanaman yang juga sering di sandingkan dengan tanaman jahe adalah jagung, kacang tanah, kacang tunggak, dan beberapa jenis kacang-kacangan lainnya.

Fase penentuan pola tanam ini sangat mempengaruhi budidaya jahe ke depannya, baik pengaruh dari segi pemeliharaan tanaman maupun hasil produksi rimpang jahe sesuai yang diharapkan.

Selain itu, untuk mendapatkan kualitas panen jahe yang baik, tentu para pembudidaya jahe harus mengerti dan memahami cara budidaya jahe terlebih dahulu. Apabila pembudidaya jahe sudah memahami tata cara bertanam, maka akan lebih mudah dalam merawat tanaman jahe.

Ada lagi langkah krusial yang harus diambil dalam menanam jahe, yaitu dengan pemilihan bibit. Tentukan lah bibit dari penjual bibit jahe yang sudah memiliki track record yang jelas dalam penjualan bibit. Karena dengan ketersediaan bibit yang baik akan menghasilkan produk rimpang yang baik pula.

Salam sukses bagi anda, semoga artikel di atas dapat membuka wawasan bagi anda yang ingin berbudidaya jahe dalam jenis apapun. Selamat mencoba, semoga langkah awal yang anda ambil ini mengantarkan anda pada perubahan hidup yang mensejahterakan.

Bagi anda yang berminat mencoba budidaya jahe gajah maupun budidaya jahe merah, jangan khawatir dan panic. Karena kami menyediakan bibit jahe merah dan bibit jahe gajah dengan kualitas bagus dan harga terjangkau. Silahkan menghungi kami di :

Admin 1                               : 0878-3839-3451

Admin 2                                  : 0812-2830-5869

Admin 3                                 : 0899-8869-758

PIN BB  (jahe merah)                         : 579D8E32

PIN BB (jahe gajah)            : 5F700F53

Memilih pola tanam tepat dalam budidaya jahe

Memilih pola tanam tepat dalam budidaya jahe

Pasar potensial dalam budidaya jahe gajah

Pasar potensial dalam budidaya jahe gajah

Pasca panen dalam budidaya jahe gajah, tidak akan terlepas dari pemasaran hasil panen. Produk yang dihasilkan dari komoditas jahe gajah adalah rimpang jahe tersebut.  Rimpang jahe gajah sendiri biasanya lebih di dominasi untuk pemenuhan ekspor, baik dalam bentuk rimpang segar maupun yang telah di olah menjadi asinan jahe yang sangat di gemari di jepang sebagai bumbu penyedap.

Dalam perdagangan jahe gajah sendiri biasanya di pilih dalam bentuk jahe segar ( fresh ginger) dan juga jahe asinan (salted ginger). Jahe segar merupakan jahe gajah utuh masih berupa rimpang yang tidak perlu diproses secara khusus, hanya saja cukup dibersihkan dengan air untuk menghilangkan tanah dan kotoran yang menempel. Sedangkan jahe asinan adalah jahe yang sudah di proses dengan menambahkan asam sitrat, garam dapur dan air.

Selama kurun waktu terakhir ini, hasil panen dari budidaya jahe gajah memang mayoritas untuk kebutuhan ekspor, berbagai Negara di sebagian besar wilayah di dunia sudah menjadi pasar empuk untuk menampung hasil panen jahe gajah yang dihasilkan tanah Indonesia. Diantara Negara yang sudah menjadi mitra adalah jepang, Taiwan, korea selatan, timur tengah, italia, spanyol dan beberapa Negara benua eropa lainnya.

Permintaan pasokan rimpang jahe gajah dari tahun ke tahun cenderung meningkat hingga mencapai ribuan ton. Namun, ternyata peluang besar ini belum bisa di maksimalkan dengan baik, karena sering kali kuota ekspor belum mampu terpenuhi, kapasitas ekspor yang tergolong kecil juga kadang-kadang masih terkendala masalah kontiniuitas. Dikarenakan petani jahe gajah masih sangat minim.

Apabila petani jahe mengambil peluang untuk ikut budidaya jahe gajah tentu kapasitas dan kuota impor dapat terpenuhi, apalagi permintaan pasar selalu meningkat tajam. Pantauan terakhir yang diterima, kuantitas ekspor yang di inginkan pasar mencapai 20,21 ribu ton jahe gajah dengan tingkat harga yang cukup bersaing.

Kondisi rimpang jahe gajah hasil panen yang dapat memasuki perusahaan-perusahaan ekspor ini tentu memiliki standar mutu yng telah di tetapkan. Biasanya standar di tentukan mulai dari ukuran, bobot, kadar air, kebersihan, serta kesehatan rimpang menjadi faktor penting sebagai syarat standar, dalam rimpang juga diharuskan tidak terdapat bekas serangan hama/ penyakit. Selain itu kualitas daging rimpang juga harus masuk standar uji laboratorium. Hal ini dikarenakan untuk memastikan rimpang aman untuk dikonsumsi, dalam artian tidak mengandung zat berbahaya, kalaupun mengandung bahan kimia yang masih dalam ambang batas aman dan tidak terinfeksi penyakit.

Oleh sebab itu, biasanya perusahaan akan meminta beberapa sempel rimpang hasil budidaya jahe untuk di teliti di laboratorium perusahaan. Standar mutu yang diberlakuakan dalam kebutuhan ekspor memang menuntut pembudidaya jahe menjaga kualitas produk , tentu akan sebanding dengan harga jual produk yang otomatis lebih tinggi. Sehingga apabila calon petani akan memulai menanam, sebaiknya cari lah penjual bibit jahe gajah yang memang bibitnya sudah terbukti berkualitas.

Bagi anda yang berminat mencoba budidaya jahe gajah maupun budidaya jahe merah, jangan khawatir dan panic. Karena kami menyediakan bibit jahe merah dan bibit jahe gajah dengan kualitas bagus dan harga terjangkau. Silahkan menghungi kami di :

Admin 1                               : 0878-3839-3451

Admin 2                                  : 0812-2830-5869

Admin 3                                 : 0899-8869-758

PIN BB  (jahe merah)                         : 579D8E32

PIN BB (jahe gajah)            : 5F700F53

Pasar potensial dalam budidaya jahe gajah

Pasar potensial dalam budidaya jahe gajah

Jahe merah sebagai simplisia alami

Jahe merah sebagai simplisia alami

Simplisia adalah bahan alamiah yang dipergunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga terkecuali jika dinyatakan lain. Simplisia berupa bahan yang dikeringkan. Simplisia dapat berupa simplisia hewani, simplisia nabati dan simplisia mineral. Adapun simplisia nabati salah satunya bisa diambil dari hasil panen budidaya jahe merah.

Simplisia nabati adalah simplisia yang berupa tanaman utuh, bagian tanaman, atau eksudat tanaman.  Dari pengertian tersebut, simplisia nabati dapat dijadikan olahan teknologi pasca panen jahe merah. Tanaman budidaya sangat baik untuk dijadikan simplisia, dikarenakan simplisia hasil budidaya terutama olahan dari budidaya jahe merah akan menghasilkan kualitas baik yang stagnan.

Pemilihan jahe merah sebagai sumber simplisia nabati sangat berpengaruh terhadap pemilihan bibit pra tanam. Diantaranya adalah pemilihan bibit jahe merah kualitas baik  sebelum tanam sangat mempengaruhi hasil akhir pembuatan simplisia nabati.

Untuk memenuhi kriteria minimal pembuatan simplisia berkualitas, maka faktor-faktor dibawah ini perlu diperhatikan :

  1. Bahan baku simplisia
  2. Proses pembuatan simplisia termasuk bahan baku dan cara penyimpanan
  3. Cara pengemasan dan penyimpanan simplesia.

Sedangkan untuk cara pembuatan simplisia secara umum dapat menggunakan cara berikut :

  1. Pengeringan
  2. Fermentasi
  3. Proses khusu (penyulingan , pengentalan eksudat)
  4. Tambahan air (ex: pada pembuatan pati)

Mutu suatau ekstrak dari simplesia dalam hal ini pemilihan simplisia dari hasil budidaya jahe merah dapat ditinjau dan dipandang dari senyawa kimia yang dikandung di dalamnya seiring dalam paradigm ilmu kedokteran modern, bahwa respon biologis yang diakibatkan oleh ekstrak pada manusia disebabkan oleh senyawa kimia.

Kandungan kimia bermanfaat dan menyehatkan dapat diambil dari kandungan senyawa yang terdapat di dalam jahe merah. Bagai manapun juga tidak dapat dipungkiri daya Tarik dari tanaman jahe merah baik secara pengobatan maupun potensi keuntungan dalam mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi siapa saja yang membudidayakan atau bagi yang menjual jahe merah dan juga bagi para penyedia pusat penjual bibit jahe merah.

Sehingga ini lah waktu dan cara yang tepat menambah penghasilan bagi para petani. Menjadi petani jahe merah adalah pilihan tepat, ketersediaan bibit jahe merah juga terbuka nya pasar penampung hasil panen, membuat bisnis ini sangat menjanjikan.

Sebagai tanaman seling yang masih berupa jahe, para petani juga dapat mencoba budidaya jahe gajah, selain ukuran yang jumbo, hasil panen dari bibit jahe gajah juga melimpah. Tidak ada salahnya mencoba peruntungan dalam dunia pertanian jahe, selain jahe adalah hasil asli  bumi Indonesia, petani juga dapat ikut melestarikan sumber alam Negara. Jika bukan kita, lalu siapa lagi yang akan melestarikan nya?

Ayo segera ambil keputusan untuk berbudidaya jahe, sebelum kesempatan ini berlalu begitu saja. Segera hubungi kami di :

Admin 1          : 0878-3839-3451

Admin 2          : 0812-2830-5869

Admin 3          : 0899-8869-758

PIN BB           : 579D8E32

 

Jahe merah sebagai simplisia alami

Jahe merah sebagai simplisia alami