jahe merah sebagai tanaman obat

jahe merah sebagai tanaman obat

jahe merah tergolong ke dalam tanaman herba, tegak dan dapat berumur tahunan. Batangnya berupa batang semu yang tersusun dari helaian daun yang pipih memanjang dengan ujung lancip. Bunganya terdiri dari tandan bunga yang berbentuk kerucut dengan kelopak berwarna putih kekuningan. Akarnya sering di sebut sebagai rimpang jahe berbau harum dan berasa pedas. Cara budidaya jahe merah tergolong relative mudah bagi yang mau bersungguh-sungguh.

Manfaat budidaya jahe merah sangat beragam, senyawa yang terkandung dalam setiap rimpang jahe merah mengandung senyawa zingiberin yang memiliki titik didih 34 derajat Celcius, pada tekanan 44 mm, dengan berat jenis pada 20 derajat celcius adalah 0,8684. Indeks biasanya 1,4956 dan putaran optic 73”38’ pada suhu 20 derajat celcius. Selama penyimpanan zingiberence akan mengalami resinifikasi, sementara zingiberol merupakan seskwiterpen alcohol yang membuat aroma khas pada minyak jahe.

Efek morfologi manfaat jahe merah yang di dapat dari rimpang jahe merah adalah :

  1. Peluruh dahak atau obat batuk, peluruh keringat, peluruh haid, pencegah mual dan penambah nafsu makan.
  2. Antiseptic, circulatory stimulant, diaphoretic, peripheral vasodilator.
  3. Membuang angina, memperkuat lambung, memperbaiki pencernaan dan menghangatkan badan.
  4. Anti oksidan dan anti bakteri dan jamur.
  5. Obat sakit kepala, gangguan saluran pencernaan, obat mabuk perjalanan, obat keseleo dan memar.
  6. Jahe merah sebagai anti kanker dan anti depresan.
  7. Mengandung senyawa flavonoid dan polifenol, dan menurunkan tingkat kematian sel.
  8. Menghambat terjadi iritasi dalam sistem pencernaan, menurunkan asam lambung.
  9. Memperkuat daya tahan dan kegesitan sperma.

Demikian beberapa penjelasan singkat seputar budidaya jahe gajah dan jahe merah, apabila anda sedang mencari bibit jahe gajah dan bibit jahe merah,kami menyediakan bibit jahe merah dan bibit jahe gajah dengan kualitas bagus. silahkan dapat langsung berkomunikasi dengan kami di layanan customer service :

Admin 1                               : 0878-3839-3451

Admin 2                                : 0812-2830-5869

Admin 3                               : 0899-8869-758

PIN BB  (jahe merah)        : 579D8E32

PIN BB (jahe gajah)           : 5F700F53

 jahe merah sebagai tanaman obat

jahe merah sebagai tanaman obat

Keuntungan pemasangan paranet melingkar dalam budidaya jahe

Keuntungan pemasangan paranet melingkar dalam budidaya jahe

Sebagai bentuk pemeliharaan terhadap tanaman jahe, baik dalam budidaya jahe merah maupun budidaya jahe gajah, alangkah lebih baiknya jika petani jahe memberikan perlindungan terhadap tanaman jahe yang sudah di budidayakan. Tanaman jahe yang di pelihara dengan baik tentu akan berbeda hasil nya jika di bandingkan dengan tanaman jahe yang asal-asalan di tanam, bahkan tidak di rawat sama sekali.

Dalam kegiatan budidaya jahe, tentu ada banyak kendala yang di hadapi. Salah satunya hama yang datang dari binatang ternak dan binatang liar. Diantaranya adalah serangan dari ayam ternak yang sangat suka sekali memakan pucuk-pucuk daun jahe  yang masih ranum. Bukan hanya itu, hewan-hewan kecil seperti biawak saat melewati lahan juga dapat merusak tanaman jahe yang masih kecil.

Maka perlu di carikan solusi yang tepat agar budidaya jahe yang di jalankan oleh petani berjalan lancar dan kendala-kendala dapat di atasi dengan baik. Bibit jahe merah maupun bibit jahe gajah mengalami masa rawan pada 3 bulan penanaman. Dalam artian bibit masih dapat menjadi sasaran serangan dari hama pengganggu. Di karenakan pada usia tersebut bibit jahe masih terlalu kecil.

Solusi yang dapat di ambil menjawab berbagai kendala yang dihadapi adalah dengan cara memasang paranet melingkar di sekeliling lahan, untuk melindungi budidaya jahe merah dan jahe gajah.  di samping itu juga dapat menghindari serangan hama pengganggu yang berasal dari ayam, biawak juga dapat mempermudah pemantauan perkembangan bibit jahe yang telah di tanam. Sehingga cara ini dapat meringankan kerja para petani.

Demikian sedikit tips, yang bisa kami berikan. Apabila para pembaca semua ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana bertanam jahe, baik jahe merah maupun jahe gajah. Silahkan mengunjungi beberapa website yang sudah kami tulis. Atau Anda ingin budidaya jahe gajah dan budidaya jahe merah? Kami siap mengirim ke lokasi anda yang di Jakarta, Depok, Tangerang, Cirebon, Temanggung, bandung, ciamis, banten, lampung, Mesuji, riau, Medan, Pontianak, Palangkaraya, Balik papan, samarinda, ujung pandang, Sulawesi, Maluku, NTB, NTT, Pati, Kudus, Jepara dan seluruh indonesia.

Pengiriman melalui ekspedisi terpercaya semacam Pos, Pahala express, Indah Cargo, Star cargo, ESL dan lain sebagainya. Kami siap melayani anda dengan sepenuh hati. Kami juga siap menerima kunjungan bagi yang ingin pantau atau COD di area Jogja dan sekitarnya.

Ayo segera ambil keputusan untuk berbudidaya jahe, sebelum kesempatan ini berlalu begitu saja. Segera hubungi kami di :

Admin 1                               : 0878-3839-3451

Admin 2                                : 0812-2830-5869

Admin 3                               : 0899-8869-758

PIN BB  (jahe merah)                        : 579D8E32

PIN BB (jahe gajah)           : 5F700F53

Keuntungan pemasangan paranet melingkar dalam budidaya jahe

Keuntungan pemasangan paranet melingkar dalam budidaya jahe

Cara mengatasi penyebaran hama lalat

Cara mengatasi penyebaran hama lalat

Dibandingkan dengan kepik, lalat merupakan hama pengganggu budidaya jahe yang cukup berbahaya. Hewan yang satu ini dapat menyerang rimpang jahe merah. Akan sangat berbahaya apabila rimpang jahe merah terluka karena di gerogoti oleh lalat. Melalui gigitan lalat sebagai perantara masuknya bakteri dan larva-larva lalat yang menyebabkan busuk rimpang. Selain itu lalat juga akan membawa koloni untuk menyerang rimpang jahe, sehingga rimpang tersebut tidak dapat bertahan.

Umumnya jenis lalat yang menyerang budidaya jahe merah yaitu lalat rimpang dan lalat gudang. Sedangkan untuk lalat rimpang sendiri sebenarnya ada dua jenis yaitu lalat rimpang eumerus figurans walker dan mimegrala coeruleifrons. Adapun ciri-ciri lalat dan cara pemberantasannya akan di bahas pada pembahasan berikut ini.

Lalat rimpang eumerus figurans walker

Lalat jenis ini menyerang tanaman bibit jahe merah sekilas memang tidak berbeda atau hamper mirip dengan lalat pada umumnya. Akan tetapi ciri fisik yang dapat diketahui adalah lalat ini berwarna hitam dengan garis putih. Garis tersebut melintang sekitar abdomennya. Ciri lainnya lalt jenis ini memiliki rentang sayap sekitar 15,50-16 mm. panjang lalat jantan sekitar 8,8mm dan betina 8,7mm.

Larva dari jenis lalat ini sering menyerang dan merusak rimpang tanaman jahe merah, sehingga berakibat pada bagian dalam rimpang menjadi keropos juga bagian atas tanaman akan menjadi layu. Cara mengatasi penyebaran lalat jenis ini dapat menggunakan insektisida Decis 2,5 EC. Perlu diingat sebaiknya sebelum diobati menggunakan cairan ini, sisihkan terlebih dahulu tanaman yang telah rusak karena serangan lalat, baru setelah itu untuk menghindari kerusakan pada tanaman yang masih sehat segera di semprotkan insektisida jenis ini.

Lalat mimegrala coeruleifrons

Jenis lalat ini memiliki bentuk fisik yang lebih ramping dari pada jenis lalat lainnya. sayap lalat ini belang dan berwarna hitam. Lalat ini tergolong hama tanaman jahe yang berbahaya dikarenakan dapat merusak rimpang dan bagian tanaman lain. Pada bagian tanaman lalat jenis ini akan menempelkan larva dan menggigit bagian tersebut, sehingga akan menyebabkan layu seperti terkena layu bakteri.

Selain itu lalat ini juga gemar menggigit daging rimpang yang mengakibatkan rimpang terbuka dan menjadi celah masuk mikroorganisme merugikan. Cara mengatasi penyebaran lalat ini adalah dengan membuat sanitasi, membersihkan sisa tanaman yang sudah rusak karna larva lalat jenis ini. Petani juga dapat memanfaatkan insektisida Curacron 500 EC dengan dosis sesuai yang di anjurkan.

Lalat gudang

Lalat jenis ini bisa menyerang rimpang jahe merah mulai dari saat masih berupa bibit jahe yang ditanam sampai masa pemanenan tiba bahkan sampai saat penyimpanan gudang. Apabila mengetahui keberadaan lalat ini harus segera diberantas. Lalat ini menyukai bagian daging rimpang bibit jahe merah yang disimpan untuk meletakkan larvanya. Pembasmian yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyebaran hama ini adalah dengan menggunakan perpaduan  insektisida dikarenakan serangan lalt gudang yang ganas. Yaitu Decis 2,5 EC dan Curacron 500 EC.

apabila pembaca ingin mendapatkan rimpang bibit jahe merah maupun bibit jahe gajah, silahkan menghubungi kami di :

Admin 1                               : 0878-3839-3451

Admin 2                                  : 0812-2830-5869

Admin 3                                 : 0899-8869-758

PIN BB  (jahe merah)          : 579D8E32

PIN BB (jahe gajah)            : 5F700F53

Cara mengatasi penyebaran hama lalat

Cara mengatasi penyebaran hama lalat

 

Menimbang keuntungan tanam bibit jahe dalam bentuk rimpang

Menimbang keuntungan tanam bibit jahe dalam bentuk rimpang

Dalam budidaya jahe, keberadaan bibit sangatlah krusial. Terutama sebagai jaminan kontiniuitas dan juga kualitas. Ketersediaan bibit jahe dapat diperoleh dari berbagai cara.

Namun, sebelum memutuskan untuk berbudidaya jahe merah maupun budidaya jahe gajah, ada baiknya apabila para calon pembudidaya jahe mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri bibit jahe yang berkualitas.

Bibit jahe dapat berupa rimpang maupun bibit jahe yang sudah bertunas. Penanaman bibit untuk menanam jahe dalam bentuk rimpang, harus melalui proses semai terlebih dahulu. Walaupun memerlukan waktu tunggu lebih lama, bibit jahe dalam bentuk rimpang ini relative lebih murah dibandingkan dengan bibit dalam bentuk tunas.

Bibit jahe dalam bentuk rimpang,mempunyai jumlah mata tunas yang banyak sehingga potensi pertumbuhan tunas baru lebih banyak juga. Jika dihitung-hitung dalam 1 kg bibit jahe rimpang, khususnya bibit jahe merah rimpang dapat menghasilkan antara 50-70 tunas setelah di semai. Sedangkan untuk bibit jahe gajah akan menghasilkan antara 40-60 tunas dalam 1kg. padahal harga 1kg dari masing-masing bibit jahe relative lebih terjangkau. Dari pada harus membeli batangan tunas yang sudah jadi.

Namun dalam hal ini tetap harus diperhatikan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing bibit jahe (rimpang dan tunas). Berikut akan kami bahas kelebihan dan kekurangan jika memilih bibit jahe dalam bentuk rimpang :

kelebihan kekurangan
Pengadaan dan pengangkutan lebih mudah Jika tidak disimpan dengan baik mudah busuk
Lebih praktis dan relative lebih banyak tunas Rimpang harus mempunyai usia minimal bibit (1th)
Dapat dihitung kebutuhan yang diperlukan dengan volume dan berat Waktu budidaya membutuhkan tambahan karena menunggu penyemaian

 

Penanaman jahe menggunakan bibit rimpang, harus dilakukan sesuai dengan prosedur. Adapun tahapan-tahapan dalam budidaya jahe menggunakan rimpang adalah sebagai berikut :

  1. Buatlah lubang tanam sedalam 3cm dengan tugal diatas media tanam berjarak 60x40cm
  2. Masukkan rimpang yang sudah diseleksi (usia tua, siap digunakan untuk bibit), letakkan secara rebah /horizontal dengan tunas menghadap ke atas. Jumlah rimpang yang di masukkan sebanyak satu rimpang per lubang tanam.
  3. Lakukan penutupan dengan tanah hingga tertutup secara merata.
  4. Lakukan penyiraman setiap hari kalau tidak ada hujan.

Sampai disini, semoga pembaca dapat memperoleh gambaran estimasi keuntungan dan faktor pendukung lainnya dalam budidaya jahe. Sehingga dapat memutuskan untuk memilih budidaya jahe menggunakan bibit yang mana.

Apabila pembaca ingin mengetahui lebih lanjut mengenai budidaya macam-macam jahe. Silahkan mengunjungi artikel di bawah ini :

Bagi anda yang berminat dan tertarik budidaya jahe gajah.

Bagi anda yang berminat dan tertarik budidaya jahe merah.

Atau jika anda berminat untuk membeli bibit jahe merah maupun bibit jahe gajah? Silahkan menghubungi kami di :

Admin 1          : 087838393451

Admin 2          : 0899-8869-758

Admin 3          : 0812-2830-5869

PIN BB           : 579D8E32

Menimbang keuntungan tanam bibit jahe dalam bentuk rimpang

Menimbang keuntungan tanam bibit jahe dalam bentuk rimpang